E-Mandiri

Kehadiran Aparatur Desa

SOPIYAN

Kuwu

Belum Hadir

NINA FA'MIAH

Sekretaris Desa

Belum Hadir

ABDUL KHAKIM

Kaur Keuangan

Belum Hadir

JUMADI

Kaur Umum dan TU

Belum Hadir

BAMBANG SUBEKTI

Kaur Perencanaan

Belum Hadir

SOLIKIN

Kasi Pemerintahan

Belum Hadir

KOMUS

Lebe

Belum Hadir

CASMUIN

Raksa Bumi

Belum Hadir

GOJALI

Bekel 1

Belum Hadir

NAWAN

Bekel 2

Belum Hadir

FIKRRIYAN SAFI'I

Bekel 3

Belum Hadir

Statistik Pengunjung

Hari ini:89
Kemarin:192
Total:79.635
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.215.16.238
Browser:Tidak ditemukan

Pengaturan

Tampilan Box

Pilih Style Warna

Tampilan Full

Pilih Style Warna

Artikel / Berita

ARTIKEL / BERITA TIM PENDAMPING KELUARGA (TPK) UJUNG TOMBAK STUNTING

24 Juni 2022
67 Kali
Administrator

KARANGAMPEL – Dalam kerangka pembangunan kualitas sumber daya manusia, permasalahan stunting yang merupakan salah satu bagian dari double burden malnutrition (DBM) mempunyai dampak yang sangat merugikan baik dari sisi kesehatan maupun dari sisi produktivitas ekonomi dan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Stunting memiliki dampak terhadap perkembangan anak, dalam jangka pendek, stunting terkait dengan perkembangan sel otak yang akhirnya akan menyebabkan tingkat kecerdasan menjadi tidak optimal. Hal ini berarti bahwa kemampuan kognitif anak dalam jangka panjang akan lebih rendah dan akhirnya menurunkan produktifitas dan menghambat pertumbuhan ekonomi.

Tim Pendamping Keluarga merupakan sekelompok tenaga yang dibentuk dan terdiri dari Bidan, Kader TP PKK dan Kader KB untuk melaksanakan pendampingan meliputi penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan dan fasilitasi penerimaan program bantuan sosial kepada calon pengantin/calon pasangan usia subur, ibu hamil, ibu pasca persalinan, anak usia 0-59 bulan serta melakukan surveilans keluarga berisiko stunting untuk mendeteksi dini faktor-faktor risiko stunting. Dalam berbagai kondisi, komposisi tim pendamping keluarga dapat disesuaikan melalui bekerjasama dengan Bidan dari Desa/Kelurahan lainnya atau melibatkan perawat atau tenaga kesehatan lainnya.

Kepala UPTD Dinas Pengebdalian Penduduk Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Disduk P3A) Hj. Yuli Royani, S.Sos, melaksanakan Pelatihan Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Kecamatan Karangampel. (Senin,6/6/2022)

“TPK perlu melakukan kolaborasi dengan tim kesehatan seperti bidan dan puskesmas dan bertugas menyosialisasikan tentang pengetahuan sunting terutama kepada pengantin dan ibu hamil” Kata Yuli.

Pada kegiatan pelatihan ini Camat Karangampel, Ade Sukma Wibowo, S.Sos., M.Si. berkesempatan membuka acara pelatihan.

“Saya berpesan kepada para peserta yang hadir pada saat ini ikuti kegitan pelatihan ini dengan baik agar pada saat melaksanakn sosialisai di lapngan tidak salah mendapatkan data terkait stunting. Ketahui data dasar yang ada di desa baik terkait jumlah catin, ibu hamil dan balita untuk selanjutnya dilakukan penindakan sosialisai. Arahkan calon pengantin untuk melakukan pengecekan kesehatan agar mengetahui kndsinya dan terhindar dari dini dari stunting.” Ujar Camat.

Selain itu ada tugas khusus yang harus dilakukan oleh Tim Pendamping Keluarga, yakni: (1) Melakukan skrining 3 bulan pra nikah kepada catin untuk mengetahui factor resiko stunting, dalam upaya menghilangkan factor resiko tersebut, (2) Melakukan pendampingan kepada semua bumil dengan melakukan pemantauan/pemeriksaan kehamilan secara berkala, melakukan KIE KB pasca salin dan melakukan rujukan bila diperlukan, (3) Memantau tumbuh kembang Bayi dibawah umur 2 tahun. Diharapkan para peserta pelatihan dapat menjadi motivator di lapangan. (EF/AWR — Tim Publikasi Kec. Karangampel)

 

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail
Komentar
Isikan Jawaban

Komentar Facebook

Komentar Facebook

E-Mandiri

Desa Tanjungsari

Kecamatan Karangampel
Kabupaten Indramayu - Jawa Barat

Hubungi Perangkat Desa untuk mendapatkan PIN

Jumlah Penduduk

2569

LAKI-LAKI

2506

PEREMPUAN

5075

TOTAL